Happy Birthday, Ganteng!

  Disclaimer:  Sebelum membaca, kamu boleh tersenyum agar terlihat mempesona. Atau tidak usah saja. Tersenyum atau tidak, kamu sama-sama mempesona. 

Tahun 2022 sudah memasuki bulan Mei. Dan asal tahu saja, dengan sangat mudah, aku bisa menyebutkan rentetan hal-hal yang membuat aku terkesan di bulan Mei. Terlebih, aku sedang menyukai laki-laki yang lahir di bulan ini. Si tengil yang super menyebalkan. Hais, seharusnya dari awal kupukul saja kepalanya. Tapi alih-alih memukulnya, aku malah mencintainya. Dan sialnya, kini hampir seluruh duniaku berputar padanya. Ohohoho.

Jangan bilang siapa-siapa, tapi sepertinya, rasa sukaku padanya tidak memiliki tanggal kadaluwarsa :p

Hahaha silakan GR saja sepuasnya, toh aku memang menuliskan ini untuk kamu. 

Oh tenang, aku tidak menuliskan ini semua dalam keadaan mabuk. Aku bersumpah, sepenuhnya sadar. Lagipula, alkohol  bukanlah sesuatu yang paling memabukkan, kok. Buatku, senyummu adalah senyawa paling berbahaya. Aku hilang akal saat kamu menarik kedua ujung bibirmu bersamaan. Sampai-sampai, aku mencari di Google apa yang lebih indah dari senyummu, tidak ketemu. Jadi, jika kita bertemu nanti dan aku tidak sadarkan diri saat melihat kamu tersenyum, kamu harus tanggung jawab, sayang :p

Mungkin kamu bertanya-tanya, apakah maksud, tujuan, serta faedah tulisan ini? Oh jelas, hampir tidak ada. Karena sejatinya, tulisan ini hanyalah kumpulan sajak gombal murahan yang ditulis secara kebut-kebutan beberapa menit sebelum pukul 12 malam. Bukan bermaksud apa-apa, tapi jika suatu hari kamu sudah lupa, tolong, ingat-ingat sedikit saja, bahwa tepat di usia kamu yang sudah kepala tiga, kamu bertemu dengan perempuan gila yang  tidak pernah meminta apa-apa, selain berharap kamu bahagia. Setidaknya, kamu pernah disukai sebegitunya :)) 


Hehehehehehehe

Dan asal kamu tau, semua waktu yang sudah kita lewatkan akan selalu tersimpan rapi, terawat, dan tidak ternilai harganya. Ulululululu 

(Ulu apa yang Tangerang? Ulu Jami)


Oh iya, jika aku bertemu denganmu nanti, ingatkan aku. 
Aku akan membuatkanmu kopi tanpa gula. 
Agar kamu tahu bagaimana pahitnya mencintai seorang diri  :p

Hahaha sebelum tulisan ini semakin melantur terlalu jauh, yuk masuk ke inti ceritanya. 

Selamat ulang tahun, pria termanis. Semoga selalu berlimpah ruah bahagia, serta menua dengan gembira. Jika kamu berkenan, nanti kutemani kamu dalam suka dan duka panjangmu.  Tetap jadi kamu yang menarik, pintar, hangat, dan dewasa. Jangan lupa untuk selalu bersyukur, maka kamu akan mengerti. Seperti halnya aku yg mengerti betapa baik Tuhan telah memperkenalkanmu dalam hidupku. Tsaaaahh. Semoga musim dinginmu tidak pernah kekurangan sinar matahari yang hangat,  dan semoga segala benturan dalam hidup membentukmu menjadi versi yang lebih baik. 


Penuh Kasih,


 

Ariana

Comments